FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DKI JAKARTA : LITERATURE REVIEW
Keywords:
banjir, kesiapsiagaan masyarakat, DKI Jakarta,Abstract
Berdasarkan indeks risiko bencana tahun 2022 terhadap 34 provinsi, DKI Jakarta sebagai salah satu provinsi sekaligus ibu kota Indonesia berada pada tingkat risiko sedang dengan indeks sebesar 62,58. Selama tahun 2021 sampai 2023, frekuensi Provinsi DKI Jakarta mengalami bencana banjir yaitu sebanyak 16 kali. Banjir dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan mengakibatkan traumatik pada korban. Salah satu upaya pengendalian risiko bencana adalah dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di wilayah DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Tahapan studi literatur dilaksanakan secara sistematis mengikuti pedoman PRISMA flowchart dan disesuaikan dengan tujuan penelitian. Basis data elektronik yang digunakan adalah Google Scholar dan Garuda dengan kata kunci “kesiapsiagaan”, “banjir”, dan “DKI Jakarta”. Artikel yang ditemukan di Google Scholar sebanyak 588 dan di Garuda sebanyak 12 artikel. Kemudian diperoleh tujuh artikel relevan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir diukur dengan empat parameter, yaitu: pengetahuan dan sikap; rencana tanggap darurat; sistem peringatan bencana; dan mobilisasi sumber daya. Dari hasil studi literatur, diperoleh bahwa kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir mayoritas dipengaruhi oleh pengetahuan dan sistem peringatan bencana.






