Evaluasi Kondisi Fisik Infrastruktur Pejalan Kaki dan Penentuan Lokasi Parkir Ideal Berbasis GIS-AHP di Kawasan Dermaga Wisata Siak
Keywords:
Aksesibilitas pejalan kaki, Analytical Hierarchy Process, Infrastruktur pejalan kaki, penentuan lokasi parkir.Abstract
Kawasan bersejarah Kota Siak Sri Indrapura merupakan destinasi wisata di Provinsi Riau yang mengandalkan transportasi air sebagai daya tarik utama, sehingga kualitas jalur pejalan kaki dari titik kedatangan darat menuju dermaga sangat menentukan keberhasilan integrasi antarmoda. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi fisik infrastruktur pejalan kaki yang menghubungkan area parkir dengan dermaga wisata, serta menentukan lokasi parkir kendaraan wisata yang paling ideal. Metode yang digunakan meliputi walking audit berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Nomor 07/P/BM/2023, serta analisis spasial Sistem Informasi Geografis (SIG) yang diintegrasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan kriteria jarak, kapasitas lahan, dan aksesibilitas pejalan kaki. Hasil evaluasi terhadap enam segmen jalur menunjukkan bahwa tidak satu pun segmen berstatus layak penuh; dua segmen layak bersyarat dan empat segmen tidak layak, terutama akibat ketiadaan trotoar, lebar di bawah standar, serta minimnya guiding block dan zebra cross. Hasil AHP menempatkan kriteria jarak sebagai prioritas tertinggi (bobot 0,581), diikuti aksesibilitas (0,309) dan kapasitas (0,110), dengan seluruh matriks perbandingan dinyatakan konsisten (CR di bawah 0,10). Lokasi parkir ideal yang direkomendasikan adalah P.B1 untuk Dermaga Syahabuddin, P.A2 untuk Dermaga Tepian Bandar Sungai Jantan, dan P.B3 untuk Dermaga Lasdap. Temuan ini menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur pejalan kaki perlu diprioritaskan bersamaan dengan penetapan lokasi parkir yang telah teruji secara spasial dan multikriteria.
Kata Kunci: aksesibilitas pejalan kaki, Analytical Hierarchy Process, infrastruktur pejalan kaki, penentuan lokasi parkir.





